Selamat datang di website kami!
×

Difasilitasi Dinas PMPTSP Provinsi Jatim, Mas Ipin Tawarkan Potensi Investasi di Daerahnya

Last Updated 2020-06-23T07:59:12Z
Donald Trump
Difasilitasi Dinas PMPTSP Provinsi Jatim, Mas Ipin Tawarkan Potensi Investasi di Daerahnya

JAWA TIMUR - KABUPATEN TRENGGALEK
Trenggalek cairantinta.id.
Difasilitasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Jawa Timur (PMPTSP) Provinsi Jatim untuk bertemu dengan beberapa pengusaha  melalui Business Meeting, Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin tawarkan potensi investasi di daerahnya. 
 
Beberapa kemudahan investasi ditawarkan utamanya di sektor pariwisata dengan harapan investasi berkembang, ekonomi masyarakat berputar. Dalam paparannya Mas Ipin sapaan akrab kepala daerah muda itu mengatakan, kemudahan berinvestasi di Trenggalek Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyiapkan anggaran untuk menata kawasan wisata yang akan dikembangkan mulai akses menuju lokasi wisata maupun sarana dan prasarana pendukung pariwisata ini.
 
"Yang kita tawarkan ini adalah potensi-potensi wisata yang mudah-mudah (tidak ribet)," kata mas Ipin saat menjawab pertanyaan salah satu pengusaha glamping yang mengembangkan usaha di salah satu Kabupaten di Jawa Timur itu.
 
Kemudahan itu diantaranya dialokasikan anggaran oleh pemerintah untuk mendukung pengembangan potensi investasi yang masuk. Investor diharapkan bisa segera masuk sehingga perencanaan anggaran yang dialokasikan bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnis plan pengusaha sehingga wisata ini bisa jalan, menghasilkan. 
 
Kemudian nantinya pajak yang masuk bisa dialokasikan kembali untuk pembangunan dalam rangka mendukung sektor wisata lain sehingga nantinya ekonomi di Trenggalek bisa berputar. Kemudian lahan yang fikerjasamakan bisa saja lahan-lahan yang sudah clear yang bisa dikerjasamakan dalam jangka panjang. Dengan begitupengusaha tidak perlu berkali kali memperbaharui kpntrak dengan pemerintah.
 
Bupati Arifin juga meyakini bawasanya potensi wisata Trenggalek akan semakin baik karena keberadaan bandara di Kediri. Apalagi akses tol mendekati GOR Lembu Peteng Tulungagung. "Maka dari bandara ke Prigi hanya 1,5 jam saja. Akan semakin cepat dan semakin dekat," lanjut Mas Ipin menambahkan.
 
Kemudian udara di Trenggalek diyakini terbersih di Jawa Timur karena areal hutan dan tutupan lahan di Trenggalek terjaga dan memang dijaga dengan baik, imbuhnya. Kepala daerah muda yang dipercaya menjadi Wakil Ketua APKASI itu juga berterima kasih kepada Dr. Ir.  Dyah Wahyu Ermawati MA., Kepala Dinas PMPTSP Provinsi Jatim yang ternyata perduli terhadap kemajuan Trenggalek. 
 
Perempuan ini pernah menjabat sebagai Penjabat Sementara (Pjs.) Bupati Trenggalek saat Pilkada serentak beberapa tahun yang lalu. "Setelah kembali pada tugasnya, Dyah Wahyu Ermawati ternyata ternyata beliau tidak lupa dengan Trenggalek dan mau membantu Trenggalek," tandas Mas Ipin.
 
Di Gedung Bawarasa lantai 2 mantan Pjs. Bupati Trenggalek, Dyah Wahyu Ermawati melalui kegiatan Business Meeting ini todak segan meminta Kementrian Pariwisata maupun pengusaha yang dihadirkan untuk melirik potensi investasi di Trenggalek. Karena investasi ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
 
"Kami berharap Sinergi dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, dunia usaha dan investor, agar potensi Kabupaten Trenggalek bisa dikembangkan secara optimal dan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat tentunya," kata Erma saat pembukaan Business Meeting itu. 
 
Kami sambungnya menambahkan, "membuka pintu seluas-luasnya bagi para investor untuk berinvestasi di Jawa Timur termasuk di antaranya Kabupaten Trenggalek.  Trenggalek menjadi wilayah yang sangat menjanjikan kedepannya untuk pariwisata," tutup Kepala Dinas PMPTSP Jatim itu.
( Tgx.hr)
×
Berita Terbaru Update